Menangkal aksi anti Islam

 

            Terprogram atau tidak, yang pasti adalah bahwa Yahudi-Israel-Zionis dan Nasrani-protestan-Anglo Sakson Internasional bersekongkol, berkolaborasi, berkonspirasi menjadikan generasi Islam kini menjadi generasi cuek, cuek terhadap Islam, Qur:an, Allah. Mereka sangat pro-aktif menyebar, memfasilitasi aksi-aksi anti syar’iyah, anti jihad, anti poligami, pro kristenisasi, pro prostitusi, pro aborsi, pro pornografi, pro demoralisasi, pro liberalisasi (vrijdenker), pro free intercourse (vrijomgang).

 

            Disadari atau tidak, yang pasti adalah bahwa Olahraga, Keseniaan, Pariwisata, Pesatapora sangat ampuh sebagai media menciptakan generasi Islam yang cuek terhadap Islam.

 

            Di mana pun dan kapan pun, konser music, kampanye terbuka, pesta olahraga menyebabkan orang Islam tak peduli lagi dengan waktu-waktu shalat.

 

            Aktivitas penciptaan generasi Islam yang cuek terhadap Islam dilakukan dengan berbagai bentuk. Bisa berbentuk aksi liberaalisasi (aksi kebebasan beragama), aksi pemurtadan, dan lain-lain.

 

            Untuk mengaantisipasi, menangkal aksi pemurtadan disebutkan antara lain dengaan menguatkan akidah ummat melalui ta’lim, menggalaaaaaaang ukhuwah yang riil, memberdayakan ormas-ormas Islam, menyelenggarakan kaderisasi da’I, menggalang kekuatan ulama, dan lain-lain (SUARA MUSLIM, Edisi 11/III-IV/2009M/1430H:17). Namun tanpa disebutkan rinciannya, judul (petunjuk pelaksanaan)nya.

 

Menurut Husein Umar, umat Islam mengarah kepada disintegrasi dan perpecahan, tidak punya jati diri (idem, hal 3). Siapa dan bagaimana cara konkritnya menggalang ukhuwah Islamiyah yang riil ? Berapa banyaknyaa umat Islam yang tak tersentuh oleh ta’lim, oleh da’I ? Bagaimana cara mengatasinya ?

 

Barangkali alah satu caranya adalah dengan menrbitkan buku-buku tipis murah di bawah Rp.5.000 seperti yang dijual oleh penjual buku gendongan di atas bus dan dari rumah ke rumah. Seri pertama mengenai akidah seorang Muslim, memuat penjabaran dari ayat Kursi dan surah Ikhlash. Seri kedua mengenai musuh-musuh Islam secara akidah (ideologis, akidah syirik), antara lain mengacu pada karya Muhammad bin Abdul Wahhab. Seri ketiga mengenai keunggulan Islam dalam segal segi serta kelicikan-kelicikan musuh-mush Islam, antara lain bias mengacu pada “Islam Ruh alMadaniyah” (Islam pembawa peradaban, Semangat Madani Islam) Mushthafa alGhalayaini.

 

(BKS0903231220)

 

           

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s