Antara musibah, nasib dan dosa

Antara musibah, nasib dan dosa

Gempa bumi berkekuatan 7.3 pada Skala Richter pada siang Rabu, 2 September 2009 jam 1450 selama satu menit mengguncang Jabodetabok, Kerawang, Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Cilacap, Yogyakarta, Semarang, Tegal, Cirebon Kuningan.

Para ilmuwan menyebutkan bahwa gempa bumi tersebut merupakan fenomena alam yang tak dapat diprediksi. Fenomena alam dalam terminologi Islam adalah sunnatullah. Yang sudah ditakdirkan, ditentukan, ditetapkan, diprogramkan Allah sejak awal. Fenomena alam tunduk pada ketetapan “if condition” (jika maka).

“Tiada suatu bencana pun yang menimpa di bumi dan tidak pula pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam Kitab Lauh Mahfuzh sebelum Kami menciptakannya” (QS 57:22).  “Tidak ada sesuatu musibah pun yang menimpa seseorang kecuali denga idzin Allah” (QS 64:11).

Para da’i, muballigh, khatib, penceramah menyebutkan bahwa gempa tersebut merupakan peringatan Allah kepada manusia agar kembali ke jalan Allah.

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tangan sendiri, dan Allah mema’afkan sebagian besar dari kesalahanmu” (QS 42:30). “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar” (QS 30:41).

Muncul pertanyaan. Kenapa ang luluh lantak hanya bangunan tua yang sudah reyot, sedangkan bangunan megah pencakar langit tetap kokoh berdiri menjulang ? Apakah penghuni bangnan reot tersebut yang perlu diperingatkan, sedangkan penghuni gedung pencakar langit tak memerlukan peringatan ?

(BKS0909041430)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s