Antara Kenyataan Dan Harapan

Antara Kenyataan Dan Harapan

Negara-negara Anglo Amerika dalam kenyataan selama ini tetap berjaya, tak pernah dikalahkan oleh negara manapun. Kesombongan dan kezhalimannya tak pernah berpengaruh negatif terhadap posisinya sebagai pemimpin dunia.

Kenyataan menunjukkan bahwa tingkat sosial ekonomi kaum Muslimin dibawah dari mereka yang kafir. Terimalah kondisi itu dengan ikhlas (QS 15:88). Kondisi itu diciptakan Allah agar menjadi fitnah (cobaan) bagi mereka yang kafir (QS 20:131). Tak perlu membanding-bandingkan kondisi sosial ekonomi antara yang Muslim dengan yang kafir.

Kondisi riil rakyat Indonesia kini menunjukkan antara lain bahwa Indonesia dalam seluruh bidang kehidupan (politik, hukum, militer, ekonomi, sosial, budaya, sains, teknologi, informasi, komunikasi) tunduk, patuh, setia pada Amerika Serikat dan Sekutunya. Suka, senang, gemar melakukan, menyaksikan adegan, tayangan, nyanyian, tarian, goyangan Inul dan yang semacamnya, dengan dalih kebebasan berekspresi seni. Padahal kebebasan sebebasnya tanpa batas hanya ada pada binatang, ia bebas berbuat apa saja, kapan saja, dimana saja, termasuk bersenggama di hadapan siapa saja. Suka, senang dengan sistim pendidikan sekuler (nasional) dengan dalih kebebasan beragama, bahwa setiap warganegara tak boleh diwajibkan mengikuti pendikan agama. Inti dari dalih ini adalah anti agama, meskipun dalihitu dikemas dengan nama Pancasila. Inilah kondisi riil rakyat Indonesia yang tak peduli lagi dengan ajaran agama, tak punya daya pembeda (furqan) antara yang haq dan yang bathil, antara yang makruf dan yang munkar, antara yang thaiyib dengan yang khabits (Dr Yusuf Qardhawi : “Fatwa-Fatwa Kontemporer”, 1995, I:779).

“Janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini” (QS 18:28). “Jangan sekali-kali kamu menunjukkan pandanganmu kepada kenikmatan hidup yang telah Kami berikan kepada beberapa golongan diantara mereka yang kafir itu” (QS 15:88, 20:131). “Kami – kata pemimpin kuffar – tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu – hai Nuh -, melainkan orang-orang yang hina dan dina diantara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami” (QS 11:27).

Harapan menghendaki agar negara-negara Anglo Amerika yang angkuh, congkak, pongah, sombong, aniaya, kejam, sadis dan pendukungnya mendapat hukuman yang setimpal. Namun kenyataan menunjukkan bahwa keadilan takpernah ada di dunia. Harapan hanya mungkin terwujud nanti setelah diluar dunia ini. Selama di dunia ini harapan itu takakan pernah terwujud. Di dunia yang bewrlaku adalah hukum alam (seleksi alam), bahwa yang bisa bertahan hidup adalahyang kuat (dalam segala hal), sedangkan yang lemah segera musnah.

Berbagai macam harapan bisa saja muncul. Diantaranya harapan akan kejatuhan Sang Adidaya Amerika Serikat, kematian Demokrasi, dan kelahiran Dalah Islamiyah yang diharapkan antara lain oleh Abu Aulia dalam swaramuslim.net. Harapan akan kehancuran Dajjal Ja’juj wa ma’juj Kapitalis Anglo Amerika dan komunis Slavia yang diharapkan antara lain oleh Ali Akbar (“Israel dan Isyarat AlQur:an”, 1987). Namun harapan tetap tinggal harapan. Tak pernah terwujud dalam kenyataan. Terimalah kenyataan tersebut. Ada pula yang mengharapkan “Menunggu Eropa Berkeping” (UMMAZT, No.13, Th.II, 21 Desember 1996).

Islam hanya baru akan mendapat gilirannya memimpin dunia menjelang tibanya hari kiamat nanti. Pada saat itu kaum muslimin bertempur melawan kaum Yahudi. Kaum Muslimin berhasil memperoleh kemenangan dalam pertempuran itu. Tidak seorang Yahudi pun dapat menyelamatkan diri dari serangan kaum muslimin (Disimak dari HR Bukhari, Muslim dari Abu Hurairah dan dari Abdullah Ibnu Umar,dalam “Tarjamah Riadhus Shalihin”, 1983, jilid II, hal 613, hadis no.13, dalam ‘Tarjamah Bulughul maram”, 1982, jilid I, hal 1123, hadis no.1849, dalam “Israel dan Isyarat AlQur:an”, oleh Ali Akbar, AlMa’arif, 1987, hal 78).

Tinggalkan komentar

Filed under catatan serbaneka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s