Ajakan Islam

Islam mengajak kemana

Islam mengajak, menyeru, membimbing, menuntun, membawa, mengarahkan seluruh manusia agar hanya mengabdikan diri, jiwa, raga sepenuhnya, seutuhnya hanya kepada Allah swt. Tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun. Mengasihi sesama. “Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukanNya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua oang ibu bapa, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, anak jalanan dan hamba sahaya” (QS 4:36).

Islam mengajak, menyeru, memanggil manusia agar hanya berpegang, berpedoman kepada firman, tuntunan Allah. “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allh, dan janganlah kamu bercerai-berai” (QS 3:103).

Islam menuntut keta’atan, kepatuhan, ketundukan mutlak hanya kepada Allah, tidak terbagi kepada yang lain. “Dia membuat perumpamaan untuk kamu dari dirimu sendiri. Apakah ada di antara pembantu (hamba-sahaya) yang dimiliki oleh tangan kananmu, sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu” s 30:28).

Islam memberikan kebebasan, kemerdekaan penuh untuk menerima atau menolak ajakan, seruan tersebut. “Tak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam). Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar dari pada jalan yang sesat” (QS2:256).

Terhadap yang menolak ajakan, seruan, panggilan tersebut, Islam mempersilakan untuk mencari tempat hidup di luar dunia ini. “Barangsiapa yang tidak rela, tidak sabar menerima cobaanKu dan tiak mensyukuri nikmat-Ku maka keluarlah dari kolong langit-Ku dan carilah Tuhan selain Allah” (HR Baihaqi, Ibnu Najar dari Anas dalam A.Mudjab Mahali : “Mutiara Hadits Qudsi”, 1980:53, dari “Hidayat alMursyidin”).

Pilihan hanya dua. Menjadi hamba Allah, berTuhankan Allah. Atau menjadi hamba syaithan, mempertuhankan Hawa Nafsu. “Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu, maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir. Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang zhalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka” (QS18:29).

Tinggalkan komentar

Filed under catatan serbaneka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s