Menembak Islam itu gampang

Menembak Islam gampang

Ada keyakinan bagi orang (atau sekelompok orang) yang tidak suka atau anti-Islam, bahwa menembak islam itu “gampang”. Mereka berkeyakinan begitu karena dalam pandangannya Islam itu banyak (tak solid bersatu). karena banyaknya (tak solid), maka Islam itu “tidak ada”. Wujudihi ka’adamihi.
Dalam menembak Islam, mereka melakukan trik politik belah bambu. Satu diinjak, satu diangjat. Pada zaman Orde Lama, Islam mereka tembak dengan peluru/stigma Kontra Revolusi, pada zaman Orde Baru dengan peluru/stigma Anti-Pancasila, pada era reformasi ini dengan peluru/stigma Pro Status Quo. Aa Gym ditampilkan sebagai sosok flamboyan yang selalu berceramah mengajak manusia secara ramah untuk mengontrol diri (menata kalbu), toleran dan memperbaiki moral. Sedangkan Abu Bakar Baasyir yang mengusung tegaknya Syari’at Islam ditindak sebagai biang teroris (Abdulrahman AlMukaffi : “Rapot Merah Aa Gym”, Darul Falah, Jakarta, 2003:1-2).
Dalam menembak Islam supaya tepat sasarannya, mereka menggunakan tangan atau mulut orang Islam sendiri. Sasaran tembak mereka tidak langsung Islam, tapi idiom-idiom Islam, seperti Osama bin Laden dengan AlQaidany, Hambali dengan Jama’ah islamiyahnya, Abu Bakar Baasyir dengan Majlis Mujahidinnya. Dunia Internasional diprovokasi, bahwa orang (atau kelompok) Islam seperti itu adalah fundamentalis, radikalis, ekstrimis, teroris (Disimak dari REPUBLIKA, Rabu, 8 September 1999, hal 6, “Menembak Islam”, oleh M Tuah Rizki.
Cap/stigma teroris diberikan terhadap aksi-aksi Osama bin Laden dengan AlQaidanya, Hambali dengan Jama’ah Islamiyahnya. Aksi-aksi mereka itu adalah reaksi spontan terhadap aksi-aksi teror yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel serta sekutunya. Selama masih saja ada aksi teror yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israelserta sekutunya terhadap Islam, maka akan selalu timbul reaksi balasan, sehingga berlakulan “Teror kontra teror”.

Tinggalkan komentar

Filed under catatan serbaneka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s