Bagaimana menggenapkan Hukum Taurat

Bagaimana Menggenapkan Hukum Taurat

Bagaimana perbandingan antara pengertian memberi ma’af menurut Bibel (Matiusa 5>38-42, Lukas 6:27-31, 35-36) dengan menurut Qur:an (QS 13:22, 23:96, 28:54).
Bagaimana perbandingan antara pengakuan pemecah belah umat oleh Yesus (matius 10:34-39, lukas 12:49-53) dengan tuduhan pemecah belah umat kepada Muhammad (QS 9:24, Asbabun Nuzul QS 17:90-93, HR Ibnu Jarir dari Ibnu Abbas; tuduhan Utbah bin Rabiah dan tuduhan Walid bin mughirah kepada Rasulullah).
Bagaimana perbandingan antara seruan berbuat baik seperti Allah berbuat baik dalam Bibel (matius 5:48, Imamat 19:2, Ulangan 18:3) dengan dalam Qur:an (QS 28:77).
Bagaimana perbanddingan antara seruan membalas kejahatan dengan kebaikan dalam Bibel (Lukas 6:27-32, 35-36) dengan dalam Qur:an (QS 13:22, 23-96, 28:54).
Apa pengertian salib dalam Matius 10:38, 16:24, Markus 8:34, Lukas 9:23. Apa pengertian pohon terkutuk dalam Bibel (Galatia 3:13, matius 21:18-19), dan apa pula dalam Qur:an (QS 17:60).
Hukum Taurat mana saja yang telah ditegakkan oleh pengikut Yesus ? Apa sudah pernah pengikut Yesus menegakkan hukum rajam terhadap pezina ? Siapakah yang memenggal (memasung, mengacak-acah) hukum Taurat ? Siapakah yang membolehkan tak berkhitan ? Siapakah yang membolehkan memakan daging babi ? Apakah Hukum Taurat yang membolehkannya ? Siapakah yang akan menegakkan hukum Taurat, kalau pengikut Yesus tak berpegang kepada hukum Taurat ?
Mohon koreksi atas kesimpulan ayat Bibel Berikut :
– Matius 5:17-20. Kedatangan Yesus untuk menggenapi Hukum Taurat.
– Matius 5:18, lukas 16:17. Hukum Taurat berlaku sepanjang masa.
– Matius 5:21-24. Tidak saja yang membunuh yang harus dihukum (Keluaran 20:13, Ulangan 5:17), bahkan yang marah terhadap saudaranya pun harus dihukum.
– Matius 5:25-26, Lukas 12:57-59. Lunasi hutang sebelum diajukan ke pengadilan.
– Matius 5:27-28. Tidak saja melarang berzina (Keluaran 20:14, ulangan 5:18), bahkan melarang mendekati perbuatan yang mengarah kepada zina.
– Matius 5:29-30, 18:8-9, Markus 9:43. Tidak menyesatkan orang.
– Matius 5:31-32. Tidak saja menyuruh memberikan surat cerai kepada isteri yang dicerai, bahkan melarang mengawini kembali isteri yang telah dicerraikan (Matius 19:7,9, Ulangan 24:1-4, Markus 10:4, 11-12, Lukas 16:8, I Korintus 7:10-11).
– Matius 5:33-37. Tidak saja melarang ersumpah palsu (Imamat 19:12, Bilangan 30:2, Ulangan 23:21), bahkan melarang bersumpah selain karena Allah (Matius 23:22, akobus 5:12, Yesaya 66:1, Mazmur 48:3).
– Matius 5:38-42. Tidak saja menyuruh memberikan hukuman setimpal (Keluaran 21:24, Imamat 24:20, Ulangan 19:21), bahkan menyuruh membalas kejahatan dengan kebakan.
– Matius 5:43-48, Lukas 6:27-32, 35-36. Tidak saja menyuruh mengasihi sesama (Imamat 19:18), bahkan menyuruh mengasihi musuh, berbuat baik seperti Aallah berbuat baik (Imamat 19:2, Ulangan 18:13, Matius 7:12).
– Matius 10:34-36, 16:24-25, Lukas 12:51-53, 14:26-27. Kedatangan Yesus untuk menimbulkan pergolakan, pertarungan keyakinan (idiologi) (Bandingkan dengan QS 9:24).

Tinggalkan komentar

Filed under catatan serbaneka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s