Hiduplah untuk agama, negara, bangsa

catatan serbaneka asrir pasir

Hiduplah untuk agama, negara, bangsa

Hiduplah untk agama, negara, bangsa. Jangan hidup dari agama, negara, bangsa. Abdikan, baktikan, korbankan tenaga, pikiran, keterampilan untuk agama, negara, bangsa. Jangan abdkan, batikan, korbankan agama, negara, bangsa untuk diri. Manfa’atkanlah keahlian, keterampilan, kekayaan untuk kepentingan agama, negara, bangsa. Jadilah sebagai pencipta lapangan kerja. Jadilah sebagai pemberi kerja. Janganlah hanya jadi pencari, penerima kerja.

Islam memuji yang berusaha mencari rezki dan menyebarkannya, yang peduli akan sesama. Islam mencela yang meminta-minta, yang ogah berusaha. “Tangan yang diatas lebih mulia dari tangan yang dibawah. Tangan yang diatas ialah yang member dan tangan yang dibawah ialah yang meminta-minta” (HR Bukhari, Muslim dari Abdullah bin Umar, dalam “Riadhus Shalihin” Imam Nawawi, pasal “Qana’ah dan Celaan terhadap yang minta-minta”). Islam mengundangkan zakat, infaq shadaqah. Islam menyeru hidup sederhana (qana’ah), zuhud, wara’, peduli akan sesama. Hasil kekayaan digunakan untuk mendapatkan kebahagiaan akhirat dengan menyebarkan, membagi-bagikannya untuk kepentingan bersama (Simak QS 28:77). Harta itu milik Allah yang dititipkan yang bersifat sosial.

(written by sicumpaz@gmail.com atBKS1108201915)

Tinggalkan komentar

Filed under catatan serbaneka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s