Citra Islam dan Umat Islam

catatan serbaneka asrir pasir

Citra Islam dan Umat Islam

Jangan pesimis. Harus optimis. Umat Islam itu umat pemenang, bukan umat pecundang. “Ya’lu wa la yu’la ‘alaihi”. Demikian suara nyaring terdengar. Benar sekali. Benar dalam tataran Das Sollen (harapan, dambaan). Namun jauh dalam tataran Das Sein (realita, kenyataan).

Sekali-sekali cobalah renungkan. Pada tayangan kuliah subuh (Hikmah Pagi, Siraman Kalbu, Mamah dan AA, Islam itu Indah, dan lain-lain) apakah citra Islam dan uamt slam terlihat naik, meningkat, terdongkrak ? Ataukah yang terlihat suasana banyolan, lawakan, badutan. Begitu pula pada tayangan kuliah Ramadhan. Apakah yang terlihat suasana ketakwaan, ketawadhu’an. Ataukah yang terlihat suasana bisnis, komersial, nyeleneh ? Demikian pula pada media cetak, baik Koran, majalah, buku. Apakah yang terlihat lading dakwah, atakah lading bisnis (honor, royalty) ?

Simak pula negara-negara seperti Saudi Arabia, Pkistan, Mesir, negara-negara Teluk, Timur Tengah, Afrika Utara. Di negara mana citra Isam dan uamt Islam naik, meningkat, mendongkrak. Negara mana yang bebas merdeka dari bulan-bulanan, kendali Amerika Serikat dan sekutunya ?

Pelaksanaan hukum qishash (hukum pancung) secara kaku, tapa mempertimbangkan ilat, unsur-unsur penyebabnya, apakah akan menaikkan, meningkatkan citra Islam dan umat Islam ? Ataukah hanya akan menciderai citra Islam dan umat Islam ? Apakah sebenarnya yang dikehendaki dari QS 4:92-93, 9:33, 48:28, 61:9 ? Apakah untuk menampilkan citra keadilan (wasathan) Islam, ataukah hanya untuk menerapkan hukum Islam secara kaku ?

(written by sicumpaz@gmail.com at BKS1107070615)

Tinggalkan komentar

Filed under catatan serbaneka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s