Khilafah dalam Khilafiyah

Catatan serbaneka asrir pasir

Khilafah dalam khilafiyah

Menyimak artikel-artikel MEDIA UMAT, Jakarta, Edisi 61, 7 Juli 2011 (“Indonesia Menuju Khilafah”, Komentar Tokoh” tentang Khilafah, “Seruan Khilafah Menggema di Nusantara”, “Negara Global Khilafah”, “Teguhkan Komitmen Penegakan Khilafah”, Gempita Konferensi Rajab”, “Hidup Sejahtera Di bawah Naungan Khilafah”, “Cegah Dominasi Asing Dengan Khilafah”, “Syari’at Islam Membersihkan Peradilan”), saya sama sekali tak paham, tak mengerti tentang konsep (metode, manhaj, thariqah, program, cara) mengusung, menegakkan kembali syair’at dan khilafah.

Ibarat tim kesebelasan sepakbola. Tujuannya suda jelas, yaitu tuntuk tegaknya kembali syari’at Islam dan khilafah Islamiyah. Namun siapa yang dan menggarap (melobi, menyeru, mendakwahi) para politisi dunia. Siapa yang akan menggarap para ekonom dunia. Siapa yang akan menggarap para jenderal. Siapa yang akan menggarap para budayawan. Siapa yang akan berperan sebagai penyandang dana. Siapa yang akan berperan sebagai penyedia logistic. Siapa yang akan berperan sebagai pengumpan. Siapa yang akan berperan sebagai penyerang. Siapa yang akan berada di barisan pertahanan. Siapa yang akan berperan sebagai gelandang, back, kipper. Satu sama lain saling mengover dibawah komando seorang kapten, bukan jalan sendiri-sendiri. Kapten bisa saja dari gelandang, dari back, dari kipper. Semuanya sederajat. Hanya saja kapten dipercayai sebagai pengatur, pemimpin, komandan, koordinator, organisator. Hanya yang terkoordinir, terorganisir yang akan bisa sukses, berhasil. Sedangkan yang tak terkoordinir, yang tak terorganisir akan mengalami kegagalan secara sunnatullah.

Dalam khilafah tak ada terminologi asing dan pribumi. Bahkan istilah asing adalah asing dalam khilafah. Yang ada hanyalah istilah lawan dan kawan, Islam dan Kafir.

Rasa-rasanya juga tak ada salahnya belajar dari lawan, dari musuh. Bagaimana strategi, taktik, teknik perjuangan Zionis Yahudi sampai berhasil mempengaruhi Amerika, Inggeris,, Rusia, Perancis, sampai berhasil mendirikan Negara Israel yang tangguh.

(written by sicumpaz@gmail.com t BKS1107010515)

Tinggalkan komentar

Filed under catatan serbaneka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s