Kebiadaban Amerika Serikat

Kebiadaban Amerika Serikat

Apa yang dilakukan oleh Amerika Serkat (oleh pemerntah dan rakyatnya) mengakhiri, melenyapkan Usamah bin Ladin benar-benar merpakan suatu kebiadaban koboi modern. Memperlhatkan, mempertontonkan, memamerkan dendam kebencian terhadap Islam secara gamblang, secaa nyata.

“Orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka” (QS 2:120). “Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa yang disembunyikan ole hati mereka lebih besar lagi” (QS 3:118).

Dalang kezhaliman dan penderitaaan yang menimpa dunia ini adalah konspiasi, kolaborasi, persekongkolan Yahudi-Zionis Internasional dan Protestan Anglo-Sakson Amerika (Fahmi Suwaidi : “Strategi AlQaida Menjebak Amerika”, 2008:27-28).

Kedamaian, perdamaian baru akan terwujud apabila imperialism (dari konspirasi, persekongkolan Yahudi-Zionis Internasional dan Protestan Anglo-Sakson Amerika) tidak lagi menjadi kebudayaan dunia (Muhammad Husain Haekal : “Sejarah Hidup Muhammad”, 1984:735-736).

Selama masih ada inperialisme (dari konspirasi, persekongkolan Yahudi-Zionis Internasional dan Protestan Anglo-Sakson Amerika), kedamaian tak mungkin terwujud, peperangan tak akan berakhir (idem, 735).

Perlakan Amerika terhadap jenazah Usamah menggambarkan dengan jelas watak Amerika Serikat ang hipokrit (munafik, mendua, menerapkan standar ganda), anti humaniter (biadab), arogan dan sekaligus paranoid.

Di tengah perlakuan yang biadab (tidak manusiawi) dan sadis (kejam) itu, pada saat bersamaan warga Amerika Serikat berpesta pora merayakan meninggalnyaUsamah. Setelah presiden Obama mengummkan kematian Usamah bin ladin, penduduk Amerika berduyun-duyun keluar rumah merayakan kematian Usamah itu.

Usamah diberondong peluru dalam keadaan tidak bersenjata di depan istri dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sungguh tindakan biadab, sadis, diluar batas kemanusiaan. Benar-benar tindakan binatang, bahkan lebih sadis dari binatang.

Jenazah Usamah dengan biadabnya buru-buru dibuang kelaut oleh pasukan elitenya, pasukan Angkatan Laut Navy Seals. Tak diserahkan kepada keluarganya untuk diurus seara Islam. Semoga Allah mengutuk manusia-manusia biadab itu.

Benar-benar hanya yang buta(buta fisik, buta psikis) yang tak dapat melihat, menampak kekejaman, kebrutalan, kesadisan, kebiadaban Amerika Serikat. Hanya yang naïf, yang bego yang masih percaya kebohongan, kedustaan Amerika Serikat dan Sekutunya (Simak antara lain Abu Rodli : “Rahasia Dibalik Pembunuhan Usamah bin Ladin”, terbitan Gozian Press, Jakarta, 2011, hal 10-11) ; Fahmi Suwaidi : “Masterplan 2020 Strategi AlQidah Menjebak Amerika”, terbitan Jazeera, Solo, 2008, hal 39-41)

Tinggalkan komentar

Filed under Islam, Morals, Politics

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s