Abubakar Baasyir Pejuang Perdamaian

Abubakar Baasyir Pejuang Perdamaian
Sosok Abubakar Baasyir adalah sosok Pejuang Perdamaian masa kini di Nusantara Indonesia tanpa menyandang Hadiah Perdamaian. Kata “Perdamaian” dalam bahasa Indonesia berarti “Peace” dalam bahasa Inggeris dan berarti “Islam” dalam bahasa Arab. Yang gigih memperjuangkan Islam itu adalah Pejuang Perdamaian. Dalam sebuah system sekuler (kapitalis, komunis) maka untuk mendakwahkan, memperjuangkan Islam sebagai sistim alternative memerlukan keberanian moral dan ketabahan (kesabaran) yang luar biasa. Sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, Abubakar Baasyir telah berupaya mendakwahkan, memperjuangkan Islam di Indonesia, meskipun selalu mendapat tantangan, intimidasi, provokasi, labelisasi, stigmatisasi sebagai teroris, khawarij.
“Selalu ada dari umatku golongan orang yang menegakkan ajaran Allah, tidak hirau terhadap siapa yang menghina atau menentang mereka, sehingga dating ketetapn Allah (kiamat) sedang mereka tetap sedemikian” (HR Bukhari, Muslim dari Mu’awiyah dalam “AlLukluk wal Marjan” Muhammad Fuad Abdul Baqi, hadis no.1250)
(written by sicumpaz@gmail.com in sicumpas.wordpress.com as Asrir at BKS1012201330)
Abu Bakar Baasyir dapat cap Khawarij Awal Ramadhan Ja’far Umar Thalib (dari Lasykar Jihad) tampil di MetroTV mencaci maki Abu Bakar Baasyir (sama dari Solo) sebagai Khawarij. Dulu di malah ASSUNNAH (No.07/1993) ia mencap Jamaluddin AlAfghani sebagai Rafidhi, freemasonry. Koleganaya Luqman Ba’abduh dalam bukunya “Mereka adalah Teroris”, (2005) mencap Muhammadiyah, Persis, AlIrsyad sebagai Khawarij. Keduanya menyandang predikat ulama, tapi akhlaqnya sangat memprihatinkaan, tak beretika, tak santun, melecehkan, mengKhawarijkan, mengkafirkan yang berbeda paham, tak menghormati yang tua, tak mau mendengarkan taushiah, memanipulasi syari’at untuk membela paham, menuduh-nuduh tanpa bukti yang benar (Simak Abduh Zulfikar : “Siapa Teroris ? Siapa Khawarij”, 2006, halaman 47-348). Apa yang bias diperoleh, diteladani umat dari sosok yang menyandang predikat ulama seperti itu. Abu bakar Baasyir dan Thagut Abu bakar Baasyir (ABB) adalah sosok yang dimusuhi oleh thaghut (jahili sekuler). Bagaimana pun, thagut akan berdaya upaya memposisikan ABB dalam pandangan sebagai penyandang predikat teroris. Kesalahan, tuduhan, tudingan bisa saja dicari-cari, dikarang-karang. Kebenaran ditentukan oleh kekuasaan, kekuatan. Kalau negeri ini masih tetap pada demokrasi (kurang ajar /) maka pendapat, pandangan, paham tak boleh diadili, diperkarakan. Paham ABB bisa disimak dari Fauzan AlAnshari (“Saya Teroris ?”, 2002), dari Umar Abduh (MetroTV 2010). ABB adalah pembela jihad fisabilillah. Jihad bukanlah teroris. ABB adalah Sayid Qutubnya Indonesia masa kini. Dalam pandangan ABB, Indonesia masa kini bukan lahan jihad fisik. Hamka bicara Nabhani Yang membuat dan menyebarkan berita fitnah tentang Sayid Jamaluddin AlAfghani dan Syekh Muhammad ‘Abduh pada mulanya dilakukan oleh Syek Yusuf bin Ismail Nabhani. Ia mengarang buku-buku tentang Tasauf antara lain “AlQudul uklah, fi madaihin Nabawyah” (Kalung leher dari mutiara, perihal memuji-muji Nabi). Di dalam kitab itu Nabhani memfitnah, mencaci maki ayid Jamaluddin AlAfgani dan Syaikh Muhamamd ‘Abduh. Nabhani mengarang-ngarang cerita fitnah tentang Jamaluddin AlAfghani dan Muhammad ‘Abduh, bukan berdasar pada sumber berita yang sahih, tetapi semata-mata berita isapan jempol dalam kayalnya. Dusta yang dibuat Syaikh Nabhani sangat laris laknya di Indonesia bertahun-tahun dalam kalangan golongan yang mempertahankan status quo yang benci kepada pembawa perubahan seperti Muhammadiyah, AlIsyad, PERSIS, Thawalib, POESA (Simak PANJI MAsyarakat, No.175, 15 Mei 1975, halaman 30-31). Diantara yang memamah fitnah Nabhani pada masa lalu adalah Syaikh Muhammad Jamil aho (Terkenal dengan predikat Angku Jao dari Padang Panjang) (Simak dalam bukunya : “Tatdzkiratul Qulub”, Nusantara, Bukittnggi, 1956:53-59, cetakan keempat). Dan pada masa kini Ustadz Ja’far ‘Umar Thalib (Simak ASSUNNAH, Surakarta, No.07/I/1414-1993, hal 31 tanpa rujukan). (Asrir BKS1007250930)

Tinggalkan komentar

Filed under Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s