Etika Budaya Berbangsa Bernegara

Etika Budaya Berbangsa Bernegara

Satu-satunya jalan untuk mencegah negeri ini menjadi puing-puing sejarah adalah mengembalikan keyakinan umat bahwa kekuasaan hanyalah milik Allah semata. Dia-lah pemilik mutlak segenap kerajaan di langit dan bumi. Dia mempunyai otoriter penuh untuk mendistribusikan dan mendelegasikan kekuasaanNya kepada siapa saja yang dikehendakiNya, seperti tercantum dalam firmaanNya dalam QS 3:26 (Misbah/Hepi : “Kekuasaan Tak Boleh Dilanggengkan”, SABILI, No.22, Th.VIII, 25 April 2001, hal 91, Tarqiyah).

Islam tak pernah menyoal, mendongkel, menggugat posisi, kedudukan Kepala Negara betapa pun zhalimnya. Terhadap Fir’aun sekalipun, Nabi Musa tak pernah diperintah untuk menumbangkan kekuasaan Fir’aun. Nabi Musa hanya diperintah untuk mengingatkan Fir’aun dengan cara-cara yang persuasive (qualan laiyina) agar ia mau kembali menegakkan kebenaran, keadilan (QS 20:44).

Islam hanya membolehkan ahlul halli wal ‘aqdi (wakil-wakil rakyat) untuk menggugat kezhaliman kebijakan, policy Kepala Negara, dan bukan menggugat posisi, kedudukan Kepala Negara (Abul A’la alMaududi : “Khilafah dan Kerajaan”, 1984:133, 335-326, alAsy’ari :”Maqalat alIslamiyah”, jilid 2, hal 125).

Bilamana Kepala Negara tak mau diingatkan, maka Islam menyuruh rakyat untuk berate menghadapi kezhaliman yang dilakukan oleh Kepala Negara (“Tarjamah Riadhys Shalihin”, Pasal Wajib Ta’at Pada Pemerintah Dalam Hal Yang Bukan Maksiat).

Islam mengajarkan agar senantiasa bersikap adil terhadap siapa pun “Dan janganlah kebencian terhadap suatu kaum menyebabkan kamu berlaku tidak adil. Adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa dan takutlah kepada Allah” (QS 5:8).

(BKS1003031000)
Sicumpas

Tinggalkan komentar

Filed under Islam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s