Partai Islam

 

Partai Islam

 

Partai Islam adalah partai yang berasaskan Qur:an dan Hadits, yang berupaya memperjuangkan tegaknya hukum-hukum Allah untuk kesejahteraan semua (baik yang Islam, maupun yang bukan Islam), yang berupaya membela hak-hak semua (baik yang Islam, maupun yang bukan Islam). Partai Islam itu bukanlah partai inklusif. Predikat inklusif dan ekslusif adalah produk sekuler-jahili yang asing bagi Islam. Islam akrab dengan ghuraba. Sedangkan yang berseberangan dengan ghuraba, predikatnya bisa kufur, zhalim, fasiq, mudzabdzabin, atau lainnya. Islam tak rela digiring masuk ke dalam inklusif. Yang lebih mendekati pada ghuraba, barangkali adalah ekslusif, bukan inklusif. Ibaratnya ukuran pakaian L-M-S produk Amerika berbeda dengan produk Jepang, juga berbeda dengan produk Indoneisa. Satu gallon Amerika tak sama dengan satu gallon Inggeris. Satu billiun Amerika tak sama dengan satu billiun Inggeris. Salapan Sunda tak sama dengan salapan Minang. Teroris menurut Amerika tak sama dengan teroris menurut Islam.Umat Islam itu haruslah ekslusif (ghuraba), bukan inklusif. Harus tampil beda, bukan mirip, apalagi sama (mitslahum, tasyabbuh, istawi, simak QS 4:95,140, 58:22). Diperlukan isolasi mental (simak QS 3:64). Ghuraba (ekslusif) umat Islam itu pada idiologi (akidah), bukan pada program. Program umat Islam itu untuk KESEJAHTERAAN semua, tanpa membeda-bedakan agama, suku, etnis, gender, profesi, golongan. Disini diperlukan KEADILAN sempurna, keadilan menyeluruh, keadilan menurut tuntunan Allah dan RasulNya.

 

Islam mengajarkan agar menginvestasikan kekayaan yang punya (aghniyaa) untuk kesejahteraan semua, bukan menginvestasiskan kekayaan pemodal untuk melipatgandakan volume kekayaannya. Memang untuk mengatasi pengangguran dengan menciptakan lapangan kerja, sedangkan untuk menciptakan lapangan kerja dengan mengundang investor. Namun bukan investor kapitalis (takatsur), sehingga bangsa ini tetap saja jadi bangsa kuli. Yang diperlukan adalah pemberdayaan bangsa ini agar percaya akan kemampuan diri, agar mampu berdikari, bukan jadi kacung.

 

(BKS0902251445)

Tinggalkan komentar

Filed under Tak Berkategori

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s